Dalam tengah dorongan mengembangkan minat baca dan literasi, Gerakan Literasi Jawa muncul sebagai penyelenggara semangat mencatat pada Central. Kegiatan-kegiatan yang digelar bukan hanya memusatkan pada ketersediaan buku, tetapi mencakup aspek krusial yaitu penjagaan adat menulis yang kaya di negeri Central Java, agar menciptakan kaum muda yang men